Sharing alumni

Sharing alumni

Sharing alumni

Jakarta – MA Citra Cendekia. Siang hari ini (28 Januari 2015) terasa berbeda dengan hari-hari sebelumnya, dikarenakan banyaknya kendaraan yang masuk ke dalam kawasan Madrasah Aliyah Citra Cendekia. Berita pengumuman pun terdengar di setiap ruang kelas bahwa terdapat pergantian jam kesiswaan yang harusnya pukul 14.00-15.30 diubah menjadi pukul 11.00-12.30 WIB. Jam kesiswaan merupakan waktu khusus yang diberikan Citra Cendekia kepada seluruh siswa agar aktif dalam kegiatan organisasi.

Seluruh guru beserta karyawanpun bergerak menuju ruang aula untuk menyambut salah satu keluarga besar Madrasah Aliyah Citra Cendekia. Keluarga besar yang dimaksud tersebut adalah para alumni dari Madrasah Aliyah Citra Cendekia dari angkatan pertama hingga keempat. Momen siang ini merupakan acara perdana forum silaturahim antara guru dan karyawan dengan seluruh alumni Madrasah Aliyah Citra Cendekia.

Acara yang diselenggarakan oleh wakil kepala bidang kehumasan, Ibu Shofiatul Marhamah dengan koordinator alumni, ini adalah temu kangen dan sharing alumni. Tujuan dari acara ini adalah mempererat tali silaturahim madrasah dan alumni, kemudian masukan saran dari para alumni untuk kemajuan madrasah di masa yang akan datang.

Acara yang dimulai pukul 11.00 WIB ini dibuka oleh kepala Madrasah Aliyah Citra Cendekia, Bapak M. Thantawi Jauhari di depan kurang lebih 40 alumni yang hadir siang itu. Salah satu pesan yang disampaikan kepada kepala madrasah adalah bahwa alumni termasuk keluarga besar madrasah dan jangan sungkan untuk memberi masukan dan saran kepada madrasah. Alumni yang telah mengeyam dunia perkuliahan telah mempunyai banyak pengalaman yang dapat dibagikan kepada adik kelas dan perbaikan madrasah. Prinsip dari Madrasah Aliyah Citra Cendekia adalah terbuka dalam menerima saran dan menghargai segala bentuk sumbangsih alumni baik dari pikiran, waktu dan tenaga. Kepala madrasah berkeinginan bahwa Madrasah Aliyah Citra Cendekia ingin dibangun oleh para alumni karena telah mengenal dengan baik seluk beluk madrasah dibandingkan dengan orang luar.

Setelah pembukaan dan sambutan dari kepala madrasah, tiba kepada saat perkenalan guru baru terhadap alumni. Pada tahun pelajaran 2014/2015, Madrasah Aliyah Citra Cendekia memperkerjakan 4 guru baru sehingga dirasa perlu berkenalan dengan para alumni agar lebih akrab. Suasana penuh canda dan santai tidak membuat acara ini menjadi acara temu kangen biasa. Karena setelah acara perkenalan, para alumni diminta untuk menyampaikan pengalaman dan manfaat yang dirasakan sekarang setelah mengeyam pendidikan di Madrasah Aliyah Citra Cendekia.

Miftah, alumni angkatan pertama pada tahun 2011 merupakan mahasiswa Universitas Gajah Mada jurusan sosiologi menjadi yang pertama dalam menyampaikan pengalamannya. Miftah merupakan salah satu lulusan terbaik dan memiliki hafalan 5 juz AlQuran ketika lulus dari Madrasah Aliyah Citra Cendekia menuturkan bahwa ada dua hal yang manfaat dari mengenyam pendidikan di Madrasah Aliyah Citra Cendekia yang dirasa dalam dunia perkuliahan yaitu disiplin waktu dan hafalan AlQuran. Disiplin waktu membuat diri Miftah menjadi mampu dalam mengatur dirinya dalam menjalani aktifitas dalam kampus. “Di kampus ada banyak sekali tugas ataupun kegiatan organisasi yang saya ikuti, namun CICEN (Red- istilah singkat untuk Madrasah Aliyah Citra Cendekia) berhasil menjadikan saya mampu memanage­ waktu dan kegiatan kampus lancar” tutur Miftah saat berbicara di seluruh hadapan alumni dan guru. “Kemudian, yang paling terasa manfaatnya yaitu adalah hafalan Quran dan kajian-kajian Islam yang diajarkan kepada saya sewaktu bersekolah dulu. Di kampus, banyak sekali mahasiswa yang membawa pemahaman-pemahaman negatif seperti liberalisme. Namun, Alhamdulillah saya tidak tergoda untuk mengikutinya karena saya teguh dan yakin terhadap agama Islam. Hal ini semua yang didapat di CICEN membuat saya jadi pribadi yang mandiri dan tangguh” tuturnya kemudian.

Theofani, alumni Madrasah Aliyah Citra Cendekia yang baru memasuki dunia perkuliahan di Binus jurusan ilmu komunikasi tahun 2014 lalu, kemudian menambahkan bahwa apa yang dirasakannya di dunia kampus sebenarnya sudah dirasakan di sekolah dulu sehingga ia siap menghadapi dinamika kampus berbeda dengan teman-temannya dari sekolah lain. “Memasuki dunia kampus, saya sering dihadapkan oleh keluhan-keluhan teman-teman bahwa di kampus banyak tugas dan sulit, capek dan tidak ada waktu untuk bermain. Sebenarnya saya juga menghadapi hal yang serupa, namun karena sudah dibiasakan di CICEN, semuanya terasa mudah dan tidak berat.” Kata Theofani, yang juga semasa di sekolah aktif dalam SGCC. “Kebiasaan CICEN dalam bersosialisasi, tampil di depan umum, presentasi dan organisasi membuat saya lebih percaya diri dan tampak berbeda dengan teman-teman dari sekolah lain. Rasanya sudah tak malu lagi bicara di depan” tambahnya kemudian.

Madrasah-Aliyah-Citra-Cendekia-Jagakarsa-Jakarta-Selatan-(40)

Ungkapan demi ungkapan yang dituturkan oleh para alumni membuat para guru menjadi bangga bahwa lulusannya telah menjadi pribadi yang mandiri dan sanggup bersaing dengan lulusan sekolah lain di kampus. Namun, dalam acara ini juga banyak saran dari para alumni kepada madrasah agar berkembang lebih baik lagi. Program-program unggulan seperti guru asuh, hafalan Quran 3 juz, kegiatan kesiswaan perlu dipertahankan dan dibuat semenarik mungkin. Kemudian perlu adanya peningkatan kedisiplinan, kesopanan, dan budi pekerti kepada para siswa. Menurut alumni, mindset siswa tingkat atas saat ini cenderung ingin banyak bermain dan manja. Oleh karenanya, siswa perlu disiapkan secara baik dan dibina agar dapat menjadi pribadi yang mandiri dan sadar akan tugasnya sebagai seorang pelajar.

Acara sharing alumni ini berlangsung cukup lama, tak terasa telah sampai ke penghujung acara. Acara ini ditutup dengan sebuah pesan dari kepala madrasah, bahwa alumni merupakan keluarga besar madrasah aliyah citra cendekia dan jangan tinggalkan madrasah kepada guru dan karyawan. Guru dan karyawan mungkin tidak akan bekerja puluhan tahun di madrasah ini, tetapi lulusan Citra Cendekia akan tetap selamanya sebagai lulusan Citra Cendekia. Oleh karenanya, alumni memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga nama baik madrasah dan kemajuan madrasah di masa yang akan datang. Secara pribadi, kepala madrasah selalu terbuka menerima sumbangsih dari alumni baik berupa tenaga, pikiran dan waktunya.

Dengan penutup dari kepala madrasah dan foto bersama, kegiatan ini ditutup dan Madrasah Aliyah Citra Cendekia mengucapkan banyak terimakasih atas bentuk pengabdian lulusan Madrasah Aliyah Citra Cendekia dengan menjaga nama baik dan bangga atas prestasi yang telah ditorehkan dimasyarakat. Salam sukses selalu dengan penuh cinta dari seluruh guru Madrasah Aliyah Citra Cendekia.

About the Author

Leave a Reply