E-Learning Pendidikan Indonesia

E-Learning Pendidikan Indonesia

E-Learning Pendidikan Indonesia

Peran pendidikan semakin substansial dalam perkembangan taraf hidup manusia masa kini. Dominasi penggunaan teknologi dalam bidang pendidikan menyebabkan tingginya motivasi belajar dan budaya riset. Salah satu aplikasi teknologi di bidang pendidikan adalah penggunaan E-Learning. Semenjak diperkenalkan pada tahun 1990 oleh Universitas Illinois di Urbana-Champaign, dalam dua dekade terakhir telah meningkat dan menjadi trend di dunia pendidikan. Proses ini dipermudah dengan pertumbuhan komputer, internet, dan teknologi secara cepat, serta peningkatan biaya pendidikan. Faktor-faktor tersebut semakin mempermudah E-Learning untuk berkembang menjadi paradigma alternatif metode pendidikan.

Era pengetahuan (knowledge/ digital/ networking era) menyebabkan perubahan pada dunia pendidikan dengan cepat. Salah satu contoh dari perkembangan tersebut adalah semakin banyaknya jumlah pelajar yang datang dari seluruh mancanegara untuk menghadiri sebuah kegiatan belajar mengajar di internet. Dikarenakan perkembangan internet, belajar menjadi mungkin tanpa ada perbedaan jarak dan waktu. Pelajar dan guru/dosen terhubung oleh media digital yang menggantikan fisik, serta lokasi mereka telah terhubung tanpa adanya jarak. Pendidikan yang ada di seluruh dunia terhubung dengan jaringan yang kuat dan telah mengakibatkan perubahan fundamental pada level organisasi pendidikan.

Dalam konteks Indonesia, secara umum sistem pendidikan masih bersifat tradisional dimana peran aktif terbanyak dalam kegiatan belajar mengajar terpusat pada guru/dosen. Aktivitas utama juga berada pada kegiatan di dalam kelas. Selain itu, sistem birokrasi pendidikan masih rumit sehingga turut mempengaruhi kinerja level terbawah sistem pendidikan. Akses untuk kebutuhan akan informasi masih terbatas, dan hasil (outcome) pendidikan ternyata masih banyak yang tidak sesuai dengan kebutuhan pasar disebabkan oleh kurikulumnya yang belum mampu mengikuti perkembangan. Hal ini kontras dengan banyaknya jumlah penduduk dan tingginya jumlah kebutuhan akan SDM yang berkualitas untuk mengoptimalkan pengelolaan SDA yang melimpah.

Di negara berkembang seperti Indonesia, kebutuhan akan pelatihan yang spesifik, instruktur berkualitas dan juga sumber materi pendidikan merupakan hal yang di beberapa lokasi masih sulit didapat. Hal ini kontras dengan tuntutan bahwa pendidikan yang berkelanjutan sangat penting dengan kedinamisan dan pertumbuhan teknologi sebagai pengarah dunia pendidikan (Alaeddini & Kardan, 2010). Karena itu E-Learning diharapkan mampu memberikan pandangan baru terhadap penyebaran ilmu pengetahuan dan teknologi dengan efisien dan biaya yang terjangkau. Kemudian, E-Learning dapat memberikan fasilitas pendidikan untuk para peneliti, teknolog, dan akademisi dengan biaya yang terjangkau namun berkualitas internasional.

Namun secara umum, untuk kasus di Indonesia, E-Learning belum merupakan level yang strategis dalam penerapan konsep belajar-mengajar. Perkembangan teknologi secara masif dan sumber-sumber ilmu berupa buku, penemuan dan lain sebagainya semakin banyak, belumlah mengubah pandangan sistem pembelajaran di Indonesia, sehingga E-Learning masih dianggap sebagai sekedar pelengkap dalam sistem tersebut. Padahal, E-Learning dapat membantu pelajar untuk belajar dan mendapatkan hasil yang lebih dengan akses ke sumber dimanapun berada. E-Learning juga dapat digunakan pada tingkat perguruan tinggi di Indonesia sebagai metode penyampaian pembelajaran, apabila pelajar mempunyai masalah seperti jarak yang terlalu jauh sehingga akomodasi biaya tinggi, atau biaya untuk institusi perguruan tinggi yang mahal dan juga bila pelajar telah memiliki pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan.

Tulisan diatas merupakan kutipan dari jurnal salah seorang guru Madrasah Aliyah Citra Cendekia mengenai e-learning pada tahun 2011 saat menempuh program magisternya di bidang teknologi informasi. Untuk mendapatkan jurnalnya secara utuh, pembaca dapat mengunduh pada link berikut

e-Learning Framework pada Tingkat Perguruan Tinggi di Indonesia

Semoga tulisan tersebut dapat memberikan manfaat kepada pembaca khususnya mengenai e-learning

Rayza Israceswendy

Guru Fisika Madrasah Aliyah Citra Cendekia

About the Author

Leave a Reply